Travelling Time

Travelling Backpaker ke Korea Selatan Day 3

Setelah kemarin kami disuguhi oleh hujan gerimis deras gerimis, akhirnya perkiraan cuaca untuk hari ini sangat cerah. Maka dari itu kami pergi ke Nami Island. Yeay.. Dari Hongdae menuju Nami Island menghabiskan kurang lebih 4 jam perjalanan dan padat sekali di kereta. Karena menurut prediksi cuaca, hari-hari berikutnya akan ada hujan deras lagi. Serta Autumn kali ini adalah autumn terbagus sepanjang 3 tahun terakhir, jadi siapa yang mau menyianyiakan kesempatan bagus ini dong ya? Kami para turis bahkan harus berdesakan pula dengan orang lokal. Hihihi.. Selain dengan kereta, sebenarnya ada alternatif lain yaitu menggunakan suttle bus. Hanya saja, budget menaiki Kereta lebih murah guys. Hihi.. Setelah transit beberapa kali, akhirnya sampai di stasiun kereta Gapyong. Kita perlu mengantre taksi menuju tempat ferry untuk menyeberang menuju Nami Island. Harga taksi dari stasiun sampai parkiran pelabuhan berbeda-beda. Kebetulan saat itu sedang macet parah dijalan yang besar. Jadi, driver kami langsung puter arah…

Travelling Backpacker ke Korea Selatan Day 2

Jum’at, 26 Oktober 2018 Waktu Bagian Seoul.. Diawali dengan rintikan hujan dipagi hari. Tujuan pertama kami adalah Gyongbokgung Palace.  Berdekatan dengan istana tersebut, terdapat jua patung King Sejong ( Pencipta Huruf Hangul yang digunakan hingga saat ini). Gyongbokgung Palace adalah istana terbesar dibandingan istana yang lainnya. Terletak di Sajik-ro, Jongno-gu, Seoul. Memiliki jam kunjung sebagai berikut: Bulan November – Februari pukul 09.00-17.00 Bulan Maret – Mei pukul 09.00-18.00 Bulan Juni – Agustus pukul 09.00-18.30 Bulan September – Oktober pukul 09.00-18.00 Untuk berkunjung di Gyengbokgung Palace dapat menggunakan subway Gyongbokgung Station (Seoul Subway Jalur 3) dan Exit 5. Anguk Station (Seoul Subway jalur 3) dan Exit 1. Sangat disayangkan kami tidak masuk hingga ke bangunan utama dikarenakan cuaca tidak bersahabat, jarak yang terlalu jauh dan tentunya memasuki ruang utama harus berbayar :). So, next, perjalan kami menuju ke Insandong. Insa-dong, salah satu tempat belanja populer yang dikunjungi para turis…

Travelling Backpacker Ke Korea Selatan Day 1

Hi guys, Belum lama ini saya menjelajahi bagian bumi yang lain lho ehehe, tepatnya di Korea Selatan. Sebelumnya saya berterimakasih kepada pihak ngetriv, ransel backpacker, terutama kepada mas fajar dan mbak ina selaku owner dan tour leader acara Backpaker ke Korea Selatan yang sangat sabar serta baik sekali memudahkan urusan saya, dibimbing dari sebelum berangkat hingga saat kepulangan. Sejujurnya acaranya sih backpacker tetapi rasanya sudah seperti tour private! Tanggal 25 Oktober 2018 pukul 2 dini hari. Kami dipertemukan tepatnya di KLIA2. Perkenalkan, grup keberangkatan saya adalah Mbak Nela, Mbak Shella, Mbak Lia (Teman sekamar), Mama Trie, Dedek Della :3 Ofc Tour Leader Kesayangan kami semua Mbak Ina! Yeay.. Pertama bertemu langsung merasa cocok. Meskipun kami dilanda kantuk karena menunggu jadwal flight pagi hari whehe.. Batrai sudah kehabisan, cari tempat untuk charger. Lesehan di KLIA2. Tidur dilantai, tidur di kursi tunggu, tidur di mushola. (How melas we are). Jadwal flight kami …

Transit di Kuala Lumpur

Hai.. Beberapa waktu yang lalu tanggal 24 Oktober 2019. Saya berangkat menuju ke Kuala Lumpur untuk transit sebelum perjalanan selanjutnya ke Korea Selatan. Kalau transit di Kuala Lumpur enaknya ngapain sih? Nah, bagi kalian yang memiliki waktu sempit untuk transit di KLIA nggak usah khawatir bila bosan. Area KLIA 2 sanggat luas dan tersedia berbagai macam shop, Mulai dari souvenir, snack bahkan restaurant atau tempat relaksasi juga tersedia. Bila kamu tiba di KLIA1, jangan khawatir karena kamu bisa menaiki bus gratis di Lt.1 untuk menuju ke KLIA2. Kebetulan saya memiliki waktu sekitar 12 jam untuk transit, dari KLIA 1 pukul 13.00 saya masih memulihkan diri dari perjalanan MH 0870 SUB-KUl. Saya sempat putus asa karena teman CouchSurfing yang sudah memiliki janji untuk mengantar saya keliling Kuala Lumpur tibatiba membatalkan janjinya perihal pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan di Johor Baru. Sedih, bingung dan gundah. Padahal beberapa teman sudah saya denied untuk…

Kebun Bibit Kediri

Hai hai.. Saya Hari Minggu tanggal 15 Juli 2018 mengunjungi Kebun Bibit Kediri. Lokasinya tak jauh dari kawasan Masjid Agung Pare. Cukup 30 menit jika ditempuh dari Kediri Kota. Kebun Bibit kediri difokuskan kepada restaurant outdoornya dan beberapa bibit yang unggul. Namun tersedia juga spot-spot untuk kamu yang hobi berfoto-foto seperti bangunan rumah berbentuk segitiga. Saya agaknya terkesima dengan lokasi di Kebun Bibit ini. Awalnya saya mengira jika kebunnya luas dan memiliki berbagai tempat untuk petik buah misalnya. Ternyata hanya bibit-bibit saja yang dijual dan lokasi tidak seluas yang saya bayangkan. But, it’s okay. Kamu tidak memerlukan biaya untuk memasuki kawasan Kebun Bibit Kediri ini. Cukup membayar Rp 3000 untuk perkir sepeda motor dan Rp 5.000 untuk parkir mobil. Saya langsung menuju ke tempat spot fotonya (berhubung saya sudah makan sebelumnya jadi sangat disayangkan saya tidak bisa memberikan komentar terkait makanan mereka). Spot foto rumah segitiga ini yang menjadi daya…

Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2018

Good day! How are you guys? Jadi pekan ini saya berkujung pada acara pekan budaya dan pariwisata Kabupaten Kediri 2018. Hari Minggu, 08 Juni 2018 terdapat parade budaya dan mobil hias dari berbagai instansi dan sekolah yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Mobil hias dimulai pada jam 13.00 dan start dari Pemerintahan Kabupaten dan finish di Simpang Lima Gumul. Kurang lebih terdapat 45 partisipan yang mengikuti acara ini seperti dari BRI, BNI, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Dispenduk Capil Dishub dan Bakesbangpol, SMKN 1 Ngasem, Dinas Pendidikan Balitbong Satpol PP, dan masih banyak yang lainnya. Kebetulan saya baru sampai di Simpang Lima Gumul jam 15.30. Sehubungan dengan acara tersebut banyak akses jalan yang dialihkan ketika menuju Simpang Lima Gumul. Kemacetan terjadi hampir disetiap jalan saya temui. Kebetulan saya sering menjemput sekolah keponakan lewat Ngasem jadi jalan tersebut merupakan akses yang paling saya tau. Simpang Lima Gumul dipenuhi oleh jajanan-jajanan…

Kampung Indian dan Kampung Anggrek Kediri

Hai.. Sebelumnya, Happy Eid Mubarak 1439H, mohon maaf lahir dan batin teman-teman. Beberapa hari yang lalu setelah lebaran saya berniat untuk liburan ke pantai di daerah Tulungagung dengan berniat berangkat jam 06.30. Namun, saya bangun kesiangan dan masih harus memasak sesuatu untuk sarapan. Akhirnya saya pindah haluan menuju tempat wisata di perbatasan Kediri-Blitar. Kampung Indian Tempat wisata pertama yang saya kunjungi adalah Kampung Indian. Lokasinya di Ngancar perbatasan Kediri-Blitar, cukup mudah dicari jika menggunakan google maps. Akses menuju ke lokasi juga gampang dikarenakan sudah tersedianya aspal yang tidak berlubang-lubang. Tempat parkir cukup memadai dan luas. Biaya parkir untuk sepeda motor adalah Rp 3.000 dan untuk mobil Rp 5.000. Tiket masuk tempat wisata ini cukup murah, saat saya berkunjung kesana cukup merogoh kocek sebesar Rp 5.000/orang. Memasuki wilayah tempat wisata Kampung Indian, kamu cukup dimanjakan dengan pemandangan yang asri dan suasana yang sejuk. Disana kamu disuguhkan dengan tarian-tarian khas pada jam-jam…

Navigate