Travelling Time

Korea Last Day

29 Oktober 2018 Hari terakhir di Seoul 🙁 Perjalanan kami diawali menuju ke Bukchon Hanok Village. Kamu dapat menuju ke tempat ini menggunakan kereta api yang berhenti di Stasiun Anguk dan keluar ke pintu exit 2. Kurang lebih berjalan sekitar 2-3km kamu akan sampai di area Bukchon Village. Di Bukchon Hanok Village ini tentunya ada tempat untuk menyewa Hanbok lho, harga sewa Hanbok dipatok mulai dari W7000 hingga W15.000, bahkan ada yang lebih mahal lagi jika bahan tersebut sangat bagus. Ketika sampai di Bukchon Village, kami disuguhi denga petugas yang mengingatkan dilarang ribut serta saat berbicara harus dengan bisik-bisik, dikarenakan sebetulnya Bukchon Village tersebut masih merupakan bangunan asli warga sekitar dan mereka sering kali merasa terganggu oleh wisatawan yang berisik. So, bila kamu berkunjung ke Bukchon Village, jangan kaget bila banyak sekali tanda dan petugas yang berjaga. Bila dilihat dari segi sejarahnya, arti dari Bukchon Village yaitu Kampung Utara, dikarenakan…

Travelling Backpacker ke Korea Selatan Day 4

Day 4, October 28th 2019 Setelah bersiap-siap dan sarapan seadanya di JJ Guest House (saya sarapan mi gelas :D), kami menuju stasiun Hongdae. Tujuan pertama kali yaitu Ewha Woman University. Daya tarik dari Ewha University ini terletak pada eksteriornya dan lingkungannya yang terasa seperti Little European terlebih didukung dengan suasananya yang sejuk karena memasuki musim gugur. University ini memang dikhususkan untuk perempuan. Tentunya didekat university selalu ada tempat perbelanjaan yang murah meriah. Setelah berfoto-foto di Ewha Woman University, kami sempatkan untuk makan siang disalah satu kedai halal dekat university. AYAAMMM.. 🙂 Saat itu kami membagi porsi karena perporsi ayam disini lumayan banyak (Mereka orang Korea tidak memakan ayam dengan nasi, jadi porsi ayamnya banyak sekali) saya berbagi dengan mbak Shela hehe.. Lumayan menghemat karena harganya W 16.000 untuk berdua. Lanjut berbelanja di area University. Selalu saja saat berbelanja saya tidak pernah sempat untuk mendokumentasikannya (karena lapar mata :3) Perjalanan selanjutnya…

Travelling Backpaker ke Korea Selatan Day 3

Setelah kemarin kami disuguhi oleh hujan gerimis deras gerimis, akhirnya perkiraan cuaca untuk hari ini sangat cerah. Maka dari itu kami pergi ke Nami Island. Yeay.. Dari Hongdae menuju Nami Island menghabiskan kurang lebih 4 jam perjalanan dan padat sekali di kereta. Karena menurut prediksi cuaca, hari-hari berikutnya akan ada hujan deras lagi. Serta Autumn kali ini adalah autumn terbagus sepanjang 3 tahun terakhir, jadi siapa yang mau menyianyiakan kesempatan bagus ini dong ya? Kami para turis bahkan harus berdesakan pula dengan orang lokal. Hihihi.. Selain dengan kereta, sebenarnya ada alternatif lain yaitu menggunakan suttle bus. Hanya saja, budget menaiki Kereta lebih murah guys. Hihi.. Setelah transit beberapa kali, akhirnya sampai di stasiun kereta Gapyong. Kita perlu mengantre taksi menuju tempat ferry untuk menyeberang menuju Nami Island. Harga taksi dari stasiun sampai parkiran pelabuhan berbeda-beda. Kebetulan saat itu sedang macet parah dijalan yang besar. Jadi, driver kami langsung puter arah…

Travelling Backpacker ke Korea Selatan Day 2

Jum’at, 26 Oktober 2018 Waktu Bagian Seoul.. Diawali dengan rintikan hujan dipagi hari. Tujuan pertama kami adalah Gyongbokgung Palace.  Berdekatan dengan istana tersebut, terdapat jua patung King Sejong ( Pencipta Huruf Hangul yang digunakan hingga saat ini). Gyongbokgung Palace adalah istana terbesar dibandingan istana yang lainnya. Terletak di Sajik-ro, Jongno-gu, Seoul. Memiliki jam kunjung sebagai berikut: Bulan November – Februari pukul 09.00-17.00 Bulan Maret – Mei pukul 09.00-18.00 Bulan Juni – Agustus pukul 09.00-18.30 Bulan September – Oktober pukul 09.00-18.00 Untuk berkunjung di Gyengbokgung Palace dapat menggunakan subway Gyongbokgung Station (Seoul Subway Jalur 3) dan Exit 5. Anguk Station (Seoul Subway jalur 3) dan Exit 1. Sangat disayangkan kami tidak masuk hingga ke bangunan utama dikarenakan cuaca tidak bersahabat, jarak yang terlalu jauh dan tentunya memasuki ruang utama harus berbayar :). So, next, perjalan kami menuju ke Insandong. Insa-dong, salah satu tempat belanja populer yang dikunjungi para turis…

Travelling Backpacker Ke Korea Selatan Day 1

Hi guys, Belum lama ini saya menjelajahi bagian bumi yang lain lho ehehe, tepatnya di Korea Selatan. Sebelumnya saya berterimakasih kepada pihak ngetriv, ransel backpacker, terutama kepada mas fajar dan mbak ina selaku owner dan tour leader acara Backpaker ke Korea Selatan yang sangat sabar serta baik sekali memudahkan urusan saya, dibimbing dari sebelum berangkat hingga saat kepulangan. Sejujurnya acaranya sih backpacker tetapi rasanya sudah seperti tour private! Tanggal 25 Oktober 2018 pukul 2 dini hari. Kami dipertemukan tepatnya di KLIA2. Perkenalkan, grup keberangkatan saya adalah Mbak Nela, Mbak Shella, Mbak Lia (Teman sekamar), Mama Trie, Dedek Della :3 Ofc Tour Leader Kesayangan kami semua Mbak Ina! Yeay.. Pertama bertemu langsung merasa cocok. Meskipun kami dilanda kantuk karena menunggu jadwal flight pagi hari whehe.. Batrai sudah kehabisan, cari tempat untuk charger. Lesehan di KLIA2. Tidur dilantai, tidur di kursi tunggu, tidur di mushola. (How melas we are). Jadwal flight kami …

Transit di Kuala Lumpur

Hai.. Beberapa waktu yang lalu tanggal 24 Oktober 2019. Saya berangkat menuju ke Kuala Lumpur untuk transit sebelum perjalanan selanjutnya ke Korea Selatan. Kalau transit di Kuala Lumpur enaknya ngapain sih? Nah, bagi kalian yang memiliki waktu sempit untuk transit di KLIA nggak usah khawatir bila bosan. Area KLIA 2 sanggat luas dan tersedia berbagai macam shop, Mulai dari souvenir, snack bahkan restaurant atau tempat relaksasi juga tersedia. Bila kamu tiba di KLIA1, jangan khawatir karena kamu bisa menaiki bus gratis di Lt.1 untuk menuju ke KLIA2. Kebetulan saya memiliki waktu sekitar 12 jam untuk transit, dari KLIA 1 pukul 13.00 saya masih memulihkan diri dari perjalanan MH 0870 SUB-KUl. Saya sempat putus asa karena teman CouchSurfing yang sudah memiliki janji untuk mengantar saya keliling Kuala Lumpur tibatiba membatalkan janjinya perihal pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan di Johor Baru. Sedih, bingung dan gundah. Padahal beberapa teman sudah saya denied untuk…

Kebun Bibit Kediri

Hai hai.. Saya Hari Minggu tanggal 15 Juli 2018 mengunjungi Kebun Bibit Kediri. Lokasinya tak jauh dari kawasan Masjid Agung Pare. Cukup 30 menit jika ditempuh dari Kediri Kota. Kebun Bibit kediri difokuskan kepada restaurant outdoornya dan beberapa bibit yang unggul. Namun tersedia juga spot-spot untuk kamu yang hobi berfoto-foto seperti bangunan rumah berbentuk segitiga. Saya agaknya terkesima dengan lokasi di Kebun Bibit ini. Awalnya saya mengira jika kebunnya luas dan memiliki berbagai tempat untuk petik buah misalnya. Ternyata hanya bibit-bibit saja yang dijual dan lokasi tidak seluas yang saya bayangkan. But, it’s okay. Kamu tidak memerlukan biaya untuk memasuki kawasan Kebun Bibit Kediri ini. Cukup membayar Rp 3000 untuk perkir sepeda motor dan Rp 5.000 untuk parkir mobil. Saya langsung menuju ke tempat spot fotonya (berhubung saya sudah makan sebelumnya jadi sangat disayangkan saya tidak bisa memberikan komentar terkait makanan mereka). Spot foto rumah segitiga ini yang menjadi daya…

Navigate