Gili Ketapang Probolinggo ala Lombok cuma 85K!

Categories Travelling TimePosted on
Sudahkah kalian tau Gili Ketapang?
Bagi yang sudah tau, tak apa sekedar sebagai bahan bacaan. Nah bagi kalian yang belum tau Gili Ketapang. Sepertinya wajib untuk mampir ke Probolinggo, Jawa TImur..
Bagi kali yang ingin berlibur tapi budget pas-pasan bisa banget nih ke Gili Ketapang Probolinggo. Cukup Rp 85.000 kalian sudah dapat fasilitas penyeberangan dari Pelabuhan Tanjung Tembaga hingga sampai ke pulau Gili Ketapang, selain itu sudah dapat alat snorkling lengkap lalu ga ketinggalan juga paket makannya yeay banget ga sih.
Kamis, 17 Agustus 2017 lalu, Aku berangkat dari Surabaya menuju Probolinggo jam 06.00 bareng temen kuliah naik mobil membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Sampai di Pelabuhan Tanjung Tembaga cukup parkir dan menemui guide kami untuk didata, barulah kami menaiki kapal  berpenumpang kurang lebih 25-30 orang. Perjalanan cukup memakan waktu 45 menit karena bermuatan penuh dan laju perahu pelan.

Perjalanan berangkat kurang lebih 45 menit

Sampai di pulau Gili Ketapang cukup wow karena suasananya mirip seperti lombok, lautan hijau dan biru sangat bening. Turun dari perahu kami langsung diarahkan menuju gubuk peristirahatan yang sudah dikatagorikan berdasarkan waktu untuk snorkling.Aku berganti pakaian untuk persiapan snorkling.

Kesalahan kami waktu pertama kali datang adalah ternyata antriannya sangat banyak. Dan waktu kunjung kami kurang pagi. Jadi saat menunggu waktu snorkling kami bermain air dulu dipinggir-pinggir pantai.

Fasilitas disana tersedia mushola, ruang ganti, toilet, gubuk, dan toko-toko kecil yang berjualan makanan ringan, air minum ataupun makanan berat. Toilet dikenakan biaya hanya Rp 2.000 untuk buang air kecil dan Rp 3.000 untuk mandi. Toiletnya bersih dan airnya bukan air asin. Jadi sangat hygienic dan nyaman.
Seiring berjalannya waktu, makin lama makin mengantuk karena belum juga giliran kami. Tidurlah di gubuk bareng rombongan keberangkatan kapal. Hingga Ashar tiba jam 15.00 saatnya kami dipanggil untuk snorkling. Namun, kejadian tidak enak menyeret rombongan kami. Saat itu juga perahu yang seharusnya mengankut kami akhirnya mengangkut wisatawan dari rombongan lain yang sedang pingsan. Dikarenakan adanya emergency ini, mundurlah acara snorkling kami dan menunggu kedatangan perahu yang tadinya mengangkut wisatawan emergency untuk kembali lagi ke pulau Gili Ketapang.
Foto dulu sambil nunggu snorkling (Baju Putih belakang : Dimas, Baju Hitam depan : Ariel )
Kurang lebih pukul 16.00 barulah kami menaiki perahu untuk menuju tempat snorkling. Jarak yang ditemput sebenarnya tidaklah terlalu jauh, di spot-spot tertentu ada batu yang bertuliskan “Finding Nemo” dll. Sangattttt disayangkan sekali karena waktu sudah sore menjelang matahari terbenam, jadilah ikan-ikan sudah pergi ke rumah masing-masing. Tersisalah terumbu karang dan BULU BABI. Bagi-teman-teman yang ingin bersnorkling di Gili Ketapang disarankan untuk berhati-hati karena banyak sekali Bulu Babi di lautan hingga pantai tersebut. Kalau bisa berenang gapapa deh tanpa pelampung, tapiiiii kalau sok-sok an bisa berenang mendingan pake aja dah nggak usah sok gengsi -___- ( aku aja pakai pelampung meskipun bisa berenang )
So, saya sarankan untuk berhati-hati ya bila snorkling. Be safety first.
Menjelang magrib kami mulai menepi, namun karena angin mulai kencang dan ombak mulai pasang, butuh waktu untuk menepi sambil menikmati moment-moment sunset.
Sampai di daratan langsung saja saya mengambil barang-barang untuk mandi dan baju ganti dan langsung mengantri di kamar mandinya. Kurang lebih hanya membutuhkan 1x antrian (10menit-15 menit). Setelah mandi, waktunya kami untuk makan. Makanan yang disiapkan adalah ikan kembung beserta sambal kecap mereka yang khas. Bagi kalian yang alergi dengan seafood bisa request makanan lain seperti mie instan ._.v

Gubuk depan beserta bunga geranium (tempat ini bebas dari nyamuk guys)

Jalur kembali dari Gili Ketapang menuju Pelabuhan hanya ditempuh 25 menit dan hanya 10 orang saja lho! Sangar  banget mengendarainya saking kencengnya berulang kali kami kesemprot air dan wajib pegangan karena ombak sudah menghempaskan perahu dan angin mengibarkan kami. (pengalaman paling wow, sampe ada yang mabuk :Dv)

Kekurangan dari dari tempat wisata ini adalah :

  1. Mereka sudah mendapat penawaran dari pemerintah untuk dibantu dalam penanganan pengelolaan, namun pihak mereka menolak
  2. Tidak adanya jaminan keamanan ketika terjadinya kecelakaan disaat perjalanan dari pelabuhan menuju  Pulau Gili Ketapang. (karena saat melintas tidak pakai pelampung)
  3. Manajemen waktu mereka masih belum tersusun rapi, seperti ketika ditanya “kami kira-kira snorkling jam berapa?” mereka tidak bisa memastikan. Jadi masih sepuasnya si pelanggan, kan kasihan yang antri di akhir-akhir, kebagian sampe malam (mungkin karena tempat wisata baru)
Sekian perjalanan ke Gili Ketapang :)))
Where’s my next destination ? Keep waiting my next post n_n
Sincerely,
Writer ❤

Mozarra

Travelling addicted.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *