Hai..

Kalau mendengar kata Gunung Kelud rasanya selalu teringat dengan kejadian 14 Februari 2014 yang lalu ketika Gunung Kelud meluapkan erupsinya, tepat saat itu ketika jadwal ujian praktik SMA saya dan harus diundur karena sekolah diliburkan selama 3hari.

Sebelum kunjungan saya akhir desember 2019 yang lalu, saya pernah mengunjungi Gunung Kelud awal tahun 2011 ketika masih adanya Anak Gunung Kelud lho.

Nah meskipun kawahnya terbuka kembali, saat ini ada larangan untuk mendekati kawah Gunung Kelud. Jadi kalian hanya bisa melihat keindahan sekitar dari atas saja ya. Untuk bisa memasuki wilayah Kelud, kalian bisa berdatangan dengan menggunakan kendaran motor atau mobil. Jalanan dapat diakses dengan mudah kok. Namun, untuk mobil hanya bisa mengakses dari pos 1 yang ada, kurang lebih 7Km hingga 9Km sekali jalan. Jika kamu menaiki motor, parkiran yang tersedia lebih dekat dengan perjalanan menuju Kelud kurang lebih 4Km hingga 5 Km sekali jalan.

Gunung Kelud Kediri
Gunung Kelud Kediri

Harga tiket masuk Wisata Gunung Kelud ini hanya Rp 8.000 weekday dan Rp 10.000 weekend perorangnya, untuk anak-anak hanya selisih Rp 2.000 saja, sedangkan turis mancanegara Rp 25.000, dan untuk tiket masuk motor Rp 1.000 serta parkir motor Rp 2.000 dibayar digate awal. Sedangkan untuk mobil dikenakan harga Rp 2.000 serta parkir Rp 3.000.

Eits jangan kecewa jika kalian tidak sanggup untuk berjalan jauh, disana terdapat ojek yang siap mengantarmu menuju Kelud lebih dekat, harga yang dipatok dari pos 1 parkiran mobil Pergi Pulang adalah 50rb, sedangkan dari pos 2 parkiran motor kurang lebih 40rb. Jika kamu sudah menaiki puncaknya sekitar 1Km-2Km akan terdapat pos ke 3 yang dibanderol dengan harga Rp 30rb. Cukup murahkan?

Pemandangannya disini super indah karena hampir semua spot lokasi sudah menghijau, dan tentunya sudah dibenton jalannya, jadi memudahkan pejalan kaki seperti saya untuk mendekati Kawah Kelud. Yak! Saya berjalan kaki dari parkiran motor menuju ke Kawah Kelud, berbekal nekat dan tidak mau mengeluarkan kocek lagi sih ehehe.. Kurang lebih perjalanan yang ditempuh hanya 30 menit, tidak cukup lama mengingat medannya di 1-2Km pertama sangat menanjak.

3 Km terakhir menuju Kawah Gunung Kelud Kediri, lokasi kawah terdapat dibalik tebing

Jangan lupa membawa camilan dan minuman ya untuk bekal selama di Keludnya, dikarenakan belum atau tidak adanya warung yang berjualan. Hanya beberapa orang yang berjualan foto Gunung Kelud sebelum meletus, setelah punya anak Gunung Kelud maupun saat ini, atau jasa fotografer dan cetak di Gunung Keludnya, ada juga penjual aksesories yang di klaim khas Gunung Kelud. Warung-warung hanya tersedia di pos 1 parkiran mobil, jadi bisa mampir untuk membeli perbekalan atau makan dilokasi agar tidak kelaparan selama memasuki Kelud.

Menurut saya suasana di Kelud memang sudah tidak sedingin dahulu karena selama perjalanan terkadang saya berkeringat :”)Kalau naik kendaraan sih terasa dinginnya kok, tapi hampir tidak adanya angin selama perjalanan kaki menuju Kawah Gunung Kelud, padahal cuaca saat saya sampai disana adalah setelah hujan turun.

Saya cukup senang bisa berkunjung ke Kelud kembali, sebenarnya pernah kembali kesini namun tidak naik hingga mendekati Kelud karena mager banget :”. Nah peningkatan bagus nih karena akhir-akhir ini saat saya travelling lumayan menguras tenaga pengganti olahraga. hehe..

Tapi sejujurnya saya lebih menyukai liburan dihawa dingin, kenapa? Soalnya tidak berkeringat sih, jadi jarang ganti baju juga tidak masalah. Berbeda dengan liburan yang harus mengeluarkan keringat, harus berbekal pakaian ganti lebih dari biasanya >_<, But overall saya tetap berusaha menikmati setiap perjalanan travelling dimanapun dan kapanpun.

Berminat untuk mengunjungi Gunung Kelud? Yuk!

With Love,

Mozarra

Author

"I hope you live a life and you are proud of. If you find you are not. I hope you have the strength to start all over again." (:

Write A Comment