Home Chit-chat  Operasi Impaksi Gigi dengan BPJS

 Operasi Impaksi Gigi dengan BPJS

456
2

Hai..
Saya mau berbagi pengalaman.. kebetulan gigi saya sangat berantakan. Dan nggak taunya gigi diujung kanan dan kiri mengalami impaksi tingkat II dan I a atau b nya saya kurang paham.

Jadi.. gejala yang saya alami selama ini :

  1. Migraine, migraine atau sakit kepala saya tidak normal. Semenjak SMA atau bahkan akhir masa SMPku sudah dimulai. Bahkan akhir-akhir ini sampai tidak mampu untuk beraktifitas. Karena dari awal tidak tau penyebab migraine, akhirnya keterusan untuk meminum obat migraine bodrex migra. Sampai suatu hari bodrex migra 2 kapsul tidak mempan. Beralihlah saya ke paramex. Namun masih tetap berlanjut seminggu ada 3x migraine.
  2. Nyeri saat haid, dokter bedah sewaktu saya priksa memegang tengkuk leher saya. Seketika beliau tau jika syaraf saya ada yang tidak dijalurnya. Memang penyebabnya adalah gigi tersebut. Jika dilanjutkan terus menerus akan membuat keseimbangan tubuh saya semakin melemah. Dari badan, hingga nyeri haid, kemudian lama-lama akan menyebar ke kedaerah kaki sampai tidak bisa jalan (ngeri ya?)
  3. Daya tahan tubuh melemah, saya paling sering sakit-sakitan diantara keluarga maupun teman kantor. Imun saya lemah sekali, dari terkena flu sering-sering, sampai sakit lainnya.
  4. Anemia, saya merasakan anemia sejak SMP, termasuk juga tekanan darah rendah, dokter bedah juga menjelaskan jika aliran darah saya juga terkena dampak dari gigi yang menghimpit syaraf saya.

Awalnya, saya hanya iseng untuk periksa gigi di kampus (gratis karena masih mahasiswa). Saya berniat untuk memasang behel. Namun, saat priksa dokter gigi tersebut menyarankan saya untuk rujukan photo panoramik gigi.

Berikut photopanpramik gigi saya (Mei 2017)

Dari sinilah terlihat gigi saya mengalami impaksi. Yaitu, gigi bagian kanan bawah tumbuh dengan keadaan miring dan mendesak depannya. Untuk gigi yang kiri belakang bawah terpenuhi oleh gusi (tumbuh didalam gusi). Dokter bilang jika rahang saya terlalu kecil untuk tempat mereka tumbuh.

Saya belum kembali ke dokter tempat saya kuliah karena ada pekerjaan di Surabaya. Akhirnya, saya tidak punya waktu untuk mengurus gigi saya. Sampai akhirnya saya mengalami sakit terus-terusan dan berjarak pendek. Akhirnya ketika rekan kerja saya sakit gigi (Agustus 2017), saya ikut serta memeriksakan gigi saya sambil membawa rontgen yang lama.

Tepatnya di RS ######### Kapasari, Surabaya pada hari sabtu sepulang kerja. Saya berkunjung ke klinik giginya. Kebetulan saat saya priksa, ada dokter sp bedah mulut yang bersanding dengan dokter gigi saya. Dokter bedah tersebut, yang memperikan hipotesis terkait gejala yang saya alami. Beliau menyarankan untuk dicabut keempat gigi saya. Sebab, jika hanya gigi impaksi yang diambil maka gigi atasnyapun akan tumbuh dikarenakan tidak ada lawannya. Saya harap-harap cemas ketika beliau menyarankan 4 gigi yang dicabut. Atau rekomendasi ke dua, dicabut persisi yaitu sisi kanan atas bawah 1x operasi, sisi kiri atas bawah 1x operasi. Ini lebih serem, karena saya akan merasakan sakit 2x.
Hening..
Saya perlu menanyakan dulu kepada keluarga di rumah. Dan saya lupa menanyakan biaya operasi tersebut ketika operasi persisi atau keempatnya langsung. Ketika saya menghubungi pihak RS kembali saya cukup tercengan dengan harganya yang kemungkinan tidak bisa saya penuhi. Tik tok..

Memang teman saya di dunia keperawatan gigi mengatakan jika jarang sekali ada sp bedah mulut karena sulit dan biaya sekolahnya mahal. Wajar dengan harga segitu. Saya memilih untuk operasi melek (selesai operasi langsung pulang)alias bukan VIP (3 hari rawat inap. Tahap persiapan,tahap operasi, dan pemulihan)

  1. Operasi keempat gigi dikenakan biaya 12jt
  2. Operasi persisi dikenakan 7jt peroperasi

Bingung melanda diriku karena bpjs tidak bisa dan asuransi saya bukan menangani sakit gigi, kemudian saya mendapatkan informasi dari sepupu. Informasi tersebut terkait operasi impaksi bisa dibayarkan dengan bpjs. ALHAMDULILLAH. RM Pelem Pare ( RSUD Kabupaten Kediri) menerima operasi bedah mulut menggunakan BPJS. Kebetulan saya menggunakan BPJS kelas 1(hanya berbeda di jenis kamar rawat inap). Berikut prosedur yang saya lalui :

  1. Foto copy KK, KTP, Kartu BPJS sebanyak mungkin (saya foto copy 20x)
  2. Menghubungi CS BPJS jika kalian belum mengetahui siapakah dokter gigi kalian (BPJS memiliki program untuk dokter umum dan gigi)
  3. Mendatangi praktek atau dinas dokter gigi BPJS kalian (jika bisa dihubungi nomor telponnya, cobalah untuk menghubungi dahulu kemudian menanyakan terkait rujukan ke dokter bedah). Ketika di dokter gigi bpjs anda harus membawa. Ktp asli dan copy, kartu bpjs asli dan copy, kk copy dan rontgen
  4. Kemudian kalian akan didata oleh dokter tersebut. Rujukan berupa online dari BPJS. Jadi kalian harap sabar ketika server terkadang error.
  5. Setelah selesai mendatangi dokter gigi bpjs. Copy rujukan anda seperlunya (saya 2x)
  6. Esok harinya saya mendatangi RSUD Pare sekitar jam 6 pagi untuk mengantri diloket pendaftaran.
  7. Ambil selembaran anggota baru jika belum pernah berobat di RS tersebut. Bawa kartu berobat jika sudah mempunyai kartunya.
  8. Siapkan dokumen berupa foto copy KK,KTP,Kartu BPJS (copy dan asli), surat rujukan (asli dan copy), formulir pendaftaran pasien baru atau kartu berobat pasien, jangan lupa rontgen terbaru selalu dibawa
  9. Jika sudah waktunya antrian anda diloket, mereka akan mendata anda masuk ke ruangan mana
  10. Selesai dari loket anda perlu menuju ke ruangan Bedah Mulut. Menunggu waktu panggil
  11. Jika sudah dipanggil. Mereka memerlukan rontgen tersebut untuk mendeteksi penanganan apa yang anda perlukan (sertakan bacaan rontgen, jika rontgen dari SIMA mintalah di SIMA tempat anda photo phanoramik) bacaan digunakan untuk claim BPJS
  12. Setelah masuk anda akan ditanya tentang keluhan data diri dan lain-lain. Kemudian akan dijadwalkan untuk operasi

Kebetulan saya datang hari selasa 05 September 2017 dan dijadwalkan operasi pada tanggal 7 September 2017.

2 COMMENTS

  1. terus gimana mba kelanjutannya…
    yang mba alami sma persis seperti saya ..
    besok saya mau konsultasi sama dokter bedah mulut
    tpi saya takut…
    share dong kelanjutannya …
    🙁

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here