Hai~

Akhirnya kembali lagi di blog travelling, nah kali ini sesuai rute saya ke Malang dalam rangka mengembalikan buku-buku manajemen kepada senior aka sohib saya yang sebentar lagi akan lulus dari manajemen UM, ea~. Jadi saya ingin sekali mampir untuk ke pantai selatan. Lama juga sih tidak kesini.

Sebenarnya Pantai Selatan yang berlokasi di Malang sudah mulai banyak dan berjajar-jajar terlebih Jalibar (Jalur Lintas Barat) saat ini sudah jadi, makanya memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Selatan, bahkan buspun bisa melalui Jalibar dengan tenang dan aman.

Berangkat sekitar pukul 5.30 pagi menuju pantai selatan malang, sebenarnya tujuan awal kami yaitu Pantai Gatra namun selama diperjalanan yang lumayan memakan waktu, sempat goyah dan akhirnya belok ke Pantai Teluk Asmara. Berhubung jalanan agak becek karena gerimis tipis-reda-gerimis begitu seterusnya, diperlukan untuk lebih berhati-hati memasuki area tersebut hingga parkiran, karena jalanannya masih tanah dan makadam.

Kurang lebih pukul 08.15 pagi (perjalanan kurang lebih 3.5 jam dari Kediri dengan kondisi agak ngebut dan santai) kami sampai di parkiran akan dikenakan biaya masuk pantai teluk asmara Rp 10.000 perorangnya, biaya parkir pantai teluk asmara Rp 15.000 untuk motor, bonus 1 botol air mineral hehe..  dan untuk mobil dikenakan Rp 20.000

Pantai Teluk Asmara
Pantai Teluk Asmara

Ada hal yang menakjubkan ketika berjalan dari parkiran hingga naik ke puncaknya. Sebelum menuruni tangga kamu akan melihat view yang sangat bagus, dikarenakan Pantai Teluk Asmara ini dikenal sebagai Raja Ampatnya Malang. Kebayangkan betapa indahnya dari atas bukit. Eits ketika menuruni tangga kamu akan dibuat takjub untuk ke beberapa kalinya. Lokasinya sangat unik dan berbeda dari pantai-pantai yang pernah saya kunjungi.

Disana terdapat beberapa fasilitas seperti camp, hammock, toko yang berjualan aksesories plus oleh-oleh, kamar mandi serta area hiburan seperti flying fox, kerennya flying fox tersebut berawal dari pulau seberang lho. Jadi kalian perlu menuju ke pulau yang bertuliskan TAB kepanjangan dari Teluk Asmara Beach. Namun saat saya kesana sedang tidak digunakan mungkin karena faktor cuaca juga, jadi saya belum tau berapa biayanya.

Rasa lelah telah terbayarkan ketika bersantai menikmati indahnya Teluk Asmara ini, pantai pasir putih, ombak tenang, wisatawan yang menurut saya belum terlalu ramai, ada juga warung didekat parkiran motor yang menyediakan beberapa makanan dan menyewakan tenda serta hammock. Hal pertama yang selalu saya lakukan setelah sampai dipantai adalah menyiapkan alas duduk, yap saya selalu membawa selendang pantai untuk duduk, kemudian saya setting kamera dan tentunya makan dulu sebelum melakukan aktifitas lainnya, makanpun saya membawa bekal dari rumah untuk menghemat budget ūüôā

Setelah makan selesai tentu saja saya touch up sedikit lalu memotret dan take video untuk salah satu memories saya agar selalu dikenang dan untuk bahan blog tentunya. #karena saya masih males ngedit video. :’

Nah selain Pantai Teluk Asmara, berikut Pantai Selatan yang pernah saya kunjungi :

  1. Pantai Balekambang, Pantai ini terbilang pantai yang aksesnya sangat mudah dan jalannya dari parkiran tidak terlalu jauh. Terlebih Pantai Balekambang memiliki pesona yang lain daripada beberapa Pantai Selatan lainnya dikarenakan adanya jembatan untuk menyebrang menuju Pura di pulau kecilnya. Pasir di Pantai Balekambang terkesan kasar dan banyak karangnya. Pantai ini memiliki banyak wisatawan karena memang sudah bisa diakses dengan mudah sejak dulu. Terakhir saya mengunjungi Pantai Balekambang 2014.
  2. Pantai Sendang Biru, kalau kalmu ingin berkunjung ke pantai untuk liburan, jelas pantai ini tidak rekomended karena banyaknya kapal nelayan, tapi jika kamu ingin mencari atau membeli ikan, Pantai Sendang Biru sangatlah rekomended. Tersedia pasar khusus yang memiliki berbagai macam ikan dan kalian tinggal pilih yang tentunya sangat fresh. Biasanya pasar ikan mulai pagi hingga berakhir setelah jam 11.
  3. Kedung Celeng, Pantai ini sangat amat belum terakses dengan mudah saat 2015 lalu. Jalanan makadaman dan melewati perhutanan jati kemudian sawit. Namun indahnya, Pantai ini termasuk pantai yang sepi dan memiliki danau hijau kecil disebelahnya
  4. Pantai Bajul Mati, waktu kesini 2015an sebenarnya saat perbaikan Jalibar, jadi akses perjalanannya cukup menegangkan. Pasalnya salah satu dari rombongan kami ada yang tergelincir di jalan perbaikan Jalibar. Yang rencananya akan ke Pantai Goa Cina gagal sudah karena becek dan banjir. Akhirnya, kami mengurunkan niat kesana dan berbelok ke Pantai Bajulmati yang menurut saya biasa dan tidak terlalu rekomended, pasirnya hitam, pantainya saat itu agak keruh, namun indahnya sunset yang membuat kami ber 15 anak pariwisata semakin dekat dengan candaan dan tawa.
  5. Pantai Sendiki, mungkin terdengar tidak asing. But Pantai Sendiki merupakan salah satu pantai yang terindah 2019 itu. Mungkin saya perlu membahas detailnya untuk blog selanjutnya hehe

Adalagi Pantai Malang Selatan lain yang rekomended dan belum saya kunjungi, mungkin lain kali. Hihi.. Adakah tempat lain yang perlu saya kunjungi juga?

 

With love

Mozarra

Author

"I hope you live a life and you are proud of. If you find you are not. I hope you have the strength to start all over again." (:

Write A Comment