Unforgotable Moment 2K15 ( Satu )

Categories Travelling TimePosted on
Juli.. Agustus.. September.. Oktober..
Rasanya seperti mimpi yang nggak mungkin terkabul.

Mulai bulan Juli akhir 2015 sempat drop karena 
darah rendah HB 8 dari normalnya 12-16
zat besi 16 dari normal 37-145
saluran tranferin 4 dari normal 15-50
Ferritin 4.7 dari normal 13-150

Akhirnya konsumsi lagi beberapa obat untuk menstabilkannya. Agustus waktu daftar ulang di Malang sekitar tanggal 23-29 harus drop lagi karena lambung luka. (Salahin makanannya yang terlalu pedes waktu itu # udah tau nggak terlalu doyan pedes! -____-)
Semua dilalui penuh dengan deg-deg-an mulai sebelum keberangkatan aku udah berfikiran “oh ini cuma mimpi kok” sampai akhirnya H-2 keberangkatan aku bener-bener udah packing koper besar, koper kecil dan tas paspor. Rasanya… nggak bisa dibayangkan deh gimana senengnya karena Allah sudah memanggil untuk menunaikan rukun islam ke 5 diusiaku yang ke 18 tahun.
Mulai dari rumah tanggal 13 September 2015 tepatnya setelah sholat dhuhur. Aku, kakakku (Mbak Eky) serta kakak iparku (Mas Riza) didoakan oleh pihak keluarga besar beserta tetangga agar selalu selamat dan sehat dari keberangkatan, disaat melakukan ibadah maupun saat kepulangan. (Kalau ada yang tanya “Kenapa nggak sama orang tua?” karena mereka udah 2x naik haji di tahun 1996 dan 2010 bahkan mama udah daftar lagi Insyallah sekitar tahun 2022). Disini aku pamit dengan semuanya termasuk mama. Rasa haru dan tangis tak bisa ditahan lagi, bakalan pisah selama kurang lebih 40 hari apalagi dengan cuaca yang sedang ekstrem seperti badai pasir yang bener-bener dahsyat itu dan accident craine jatuh. Oh iya, aku kebagian gelombang 2 SUB kloter 58 dari total SUB 62 kloter, makanya keberangkatan saat mendekati lebaran.
Doa keluarga di depan rumah

Perjalanan ke Aula Muktamar (Kediri Kota) mama nggak ikut mengantar, karena ada hal yang tidak bisa ditinggalkan. Jadi mobil pertama aku dengan tante dan om bersama anak-anaknya dan Ryuga + Kenshi (anaknya Mbak Eky dan Mas Riza). Mobil kedua diisi Mas Riza, Kakakku yang pertama Mas Ifan, iparku Mbak Utik dan anak mereka Leo, Prela. Serta Mobil ketiga diisi oleh Mbak Eky, kakakku yang kedua Mas Farid dan anaknya Rara, Galuh. 
Sampai disana cuma satu orang per jamaah yang bisa masuk ke aulanya. Aku masuk bersama Mbak Utik, Mbak Eky bersama Mas Ifan dan Mas Riza tanpa pengantar. Tapi Rara-Leo-Ryu-Ken mengantar keberangkatan kami. Detik-detik dimana bis akan diberangkatkan Ryu nangis dan memeluk kakakku sampai nggak mau dilepas dan itu mengundang paparazzi sampai masuk di koran ( Radar Kediri tanggal 24/25 September ). Akhirnya bis pun diberangkatkan. Ada rasa sedih ketika berjauhan dengan mereka  (bukan sedih seperti kuliah di Malang) #Sebenernya mau nangis tapi malu. Jadinya Cuma berkaca-kaca aja sih.
Perjalanan menuju Asrama Haji, Surabaya. 
Sampai di Asrama Haji sekitar pukul 5 sore dan disana langsung disambut serta ada pengecheckan ulang. Sebelumnya pasti sudah di beri suntikan untuk meningitis dan tes urine (karena dikhawatirkan ada hamil). Kota Kediri diberangkatkan bersamaan dengan Nganjuk dan Bali.
Setelah itu pembagian kamar, ada bed bungker satu kamar berisi 10 orang tapi saat itu hanya diisi dengan 7orang(satu regu yang perempuan) Kebetulan saat itu dapat regu 3 rombongan 4 (saat di Kediri) dan rombongan 6 (saat di Arab, karena bertambahnya 2 regu tadi). Gedung yang saat itu dipakai di gedung B lantai 2. Kamar nomor 210.

14 September 2015..

Keesokan harinya keberangkatan dijadwalkan pukul 10 pagi, ketua regu sudah memperingatkan untuk mandi wajib di Asrama untuk berjaga-jaga kalau saat di Jeddah ramai dan antri. Sebelum itu jam 10 diarahkan menuju Aula Asrama untuk bimbingan sejenak dan tentunya dapat uang saku dari Departement Agama 1500 Riyal (Kurs 1$ US = Rp 14.600, 1 riyal = Rp 4500 saat itu 2015) Kemudian pengechekan dokumen dan barang bawaan dari Imigrasi yang datang ke Asrama.
Perjalanan Menuju Bandara..
Ada sekitar 9 bis Damri yang siap mengantarkan menuju Bandara Juanda. Perjalanan dari Asrama Haji ke Juanda sekitar jam 12 siang dan naik dipesawat Saudi Airline sekitar jam 2 siang. Nggak usah ditanya kayak gimana rasanya yang pasti agak deg-deg an deh, takut kenapa-napa walaupun tetep positive thinking sih.
Sampai di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah 22.10 WAS
Terlunta-lunta di Bandara, mulai sholat mengganti (Bagi yang sholat hormat waktu, bagi yang tayamum tidak perlu mengganti sholat). Menyiapkan dokumen seperti paspor dan visa. Serta pengarahan penempelan visa dll.
September 15th 2015
Sampai jam 1 pagi akhirnya baru antri pengecheckan ke Imigrasi bandara Jeddah. Paspor diberikan petugas, fingerprint lalu foto, sempet ditanya juga sama petugasnya masalah umur, dan satunya senyum-senyum aja liatin aku. (GAUSAH PD sih penulisnya!!!).  Oh iya Happy Birthday mom salah satu kalimat serta ucapan aku kasih ke Mama waktu itu (Yah walaupun beda waktu tapi aku selalu berdoa buat mama. Berbeda 4 jam, duluan Indonesia daripada Saudi Arabia)
Imigrasi Jeddah

Setelah selesai pengechekan sekitar pukul 3 WAS. Menuju ruang tunggu untuk mini busnya. Di kamar mandi banyak yang antri untuk mandi wajib (untung sudah di Indonesia waktu di Asrama, asalkan jangan niat ihrom dulu ya! Cuma niat mandi wajib) kalau aku sih dikamar mandi cuma ganti pakaian ihrom tapi belum niat.

Bandara Jeddah

Then, sekitar pukul 5 WAS rombonganku sudah dapat bis serta sedikit pengarahan. Lalu perjalanan menuju Mekkah dan niat ihrom diperjalanan. (Kalau sudah niat ihrom, tidak boleh melakukan hal-hal tertentu yang dapat membuat kita membayar DAM. Misalnya rambut rontok secara sengaja bisa jadi dari cara menyisir dll, disarankan untuk tidak sisiran selama masih ihram, atau ketika rambut terlihat bukan dengan mahramnya, memakai kaos kaki dan kaos tangan bagi perempuan, dan masih banyak lagi persyaratannya googling aja nanti ketemu. OIYA satu lagi, disini diniatin juga untuk memakai Mahzab Maliki atau Hanafi, untuk mempermudah ketika bersentuhan dengan non-mahram tidak akan membatalkan wudhu)



Mozarra

Travelling addicted.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *